Minggu, 20 September 2015

Komponen VGA Card

Fungsi  dan Jenis VGA

http://gamerindo.net
Dewasa ini perkembangan Graphic Card Komputer semakin maju, bukan lagi VGA on board, tetapi sudah Graphic Card Add On yang menggunakan slot PCIe yang dapat di lepas dan di pasang dengan bebas. Graphic Card Komputer saat ini sudah berbentuk seperti PC di dalam PC.  Graphic Card yang memiliki Processor sendiri yang disebut GPU (Graphic Processing Unit), Memory, RAM, Heatsink, kipas pendingin, mobo (PCB), dan komponen-komponen lainnya. 

SEJARAH VGA

          VGA Merupakan Standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987 dan kini standar VGA telah diganti oleh standar yang lebih baru. VGA adalah singkatan dari Video Graphic Adapter yang merupakan perangkat keras pada computer yang berfungsi sebagai perangkat Output yang bertugas untuk mengolah data menjadi tampilan grafis atau teks di layar monitor. Istilah VGA sebenarnya mengacu pada suatu komponen modul pengendali grafis yang digunakan oleh PC IBM dengan resolusi 640×480 dan berwarna. VGA juga merupakan singkatan dari Video Graphic Array. Disebut array atau susunan, jajaran menjadi adapter karena diawal produksi, VGA diimplementasikan sebagai satu chip atau lebih dikenal dengan istilah ASIC (A Single Chip) dimana ini menggantukan chip Motorola dengan lusinan chip-chip lainya.
      Hal Ini memudahkan para pembuat motherboard untuk menanamkan chip tersebut di motherboard-motherboard produksi mereka. Karena factor praktis dan ekonomis VGA onboard mulai menjadi tren. Dengan hanya membeli motherboard konsumen tidak perlu membeli kartu grafis yang bisa mencapai setengah harga motherboard. VGA juga menjadi standar konektor keluaran(output) dari computer (VIA kartu grafis atau motherboard) ke monitor. Konektor tersebut dikenal dengan sebagai VGA konektor. Meskipun ada beberapa masalah umum pada mode koneksi seperti elektrikanl noise, image distortion, dan sampling error. Tetap VGA menjadi standar karena telah luasnya penggunaan PC IBM. Diawal VGA lebih Dioptimalkan untuk 2D namun seiring perkembangan VGA kini lebih dioptimalkan untuk 3D.
KOMPONEN VGA
VGA Board (PCB)
           Merupakan papan tempat untuk meletakkan komponen-komponen Graphic Card, fungsi seperti motherboard pada komputer.
http://gamerindo.net

GPU (Graphic Processing Unit)
              GPU merupakan otak sebuah VGA berbentuk chipset yang sudah tertanam pada VGA Board (PCB) merupakan prosesor dari sebuah video card, dan berfungsi mengelola data gambar yang akan ditampilkan di monitor. mengubah data digital menjadi pixel, sebuah set dari titik berwarna yang anda akan lihat di monitor. Saat resolusi monitor Anda di set pada 1024 kali 768, kartu grafis akan mengkalkulasikan jumlah warna yang tepat untuknya, dan menghasilkan data untuk agar sebanyak 786.432 pixel digambarkan di layar–dan mengulangi proses ini sebanyak 30 hingga 90 kali per detik.

Video Memory
             Berupa RAM dengan kapasitas tertentu. Fungsi utamanya sama dengan RAM pada komputer yaitu sebagai tempat penyimpanan sementara frame buffer (data yang berbentuk gambar dalam pixel) yang kemudian dapat di akses oleh RAMDAC untuk di kirim ke monitor. VGA terbaru mempunyai kapasitas memori yang besar dan cepat.

RAMDAC (Random Access Memory Digital – Analog Converter)
           Fungsinya mengubah gambar digital menjadi sinyal analog agar dapat dibaca di monitor. Dimana RAM akan menyimpan sementara informasi gambar yang akan ditampilkan di monitor dalam data digital. Untuk menampilkannya ke dalam monitor analog, RAMDAC akan membaca isi video memory, mengubah data digital menjadi sinyal analog, dan mengirimkannya melalui kabel video ke monitor. Komponen inilah yang menentukan refresh rate dari kartu video.

Bus Interface
           Bus Interface difungsikan untuk menghubungkan motherboard dengan kartu grafis.Pada umumnya bus interface ini tipe AGV dan PCI Express. PCIe memiliki beberapaa versi antara lain PCIe 1.0, 2.0 dan 3.0. 

Display Interface
http://gamerindo.net
Penghubung kartu grafil dengan monitor. Umumnya terdapat 3 port display, antara lain VGA, DVI dan HDMI.

Heatsink dan Fan
               Heatsink dan Fan difungsikan untuk pendingin kartu grafis.

CARA KERJA VGA
http://gamerindo.net
             Saat aplikasi yang dijalankan ingin menciptakan sebuah citra, aplikasi tersebut akan meminta bantuan pada driver kartu grafis. Driver grafis akan mendengarkan instruksi, baik dari OS atau dari aplikasi, kemudian mengambil data digital yang diperlukan dan mengkonversikannya menjadi sebuah format yang dimengerti oleh kartu grafis tersebut. Setelah itu, driver menyalurkan data digital yang baru diformat tersebut kepada kartu grafis untuk melakukan rendering. Data tersebut berjalan menuju kartu VGA melalui slot pada motherboard (AGP/PCI-E) Setelah disalurkan ke kartu grafis, data akan dikirimkan ke memori kartu grafis sebagai tempat penyimpanan sementara.
              Kemudian GPU akan mengambil data digital tersebut lalu mengubahnya menjadi pixel. Pada titik ini, pixel belum siap untuk ditampilkan ke layar. Pixel tersebut akan dikirim kembali ke Video RAM untuk disimpan. VRAM terhubung langsung pada digital-to-analog converter(DAC). Converter ini juga biasa disebut RAMDAC yang bertugas menterjemahkan image ke signal analog agar bisa digunakan oleh monitor. Selanjutnya, RAMDAC mengirimkan gambar final kepada monitor melalui kabel.

JENIS-JENIS VGA
VGA On-Board
http://gamerindo.net             VGA onboard adalah unit pemroses yang telah menyatu pada motherboard, maka VGA card tidak diperlukan lagi. Keberadaan chipset VGA onboard ini tidaklah bersifat tetap karena VGA onboard ini dapat diatur untuk tidak aktif jika user ingin memasang VGA card yang diinginkannya. VGA On Board menggunakan RAM sebagai Memory VGA alias Share Memory.

VGA Add-On
                 VGA yang terpisah dengan motherboard yang memiliki interface semacam PCI atau AGP. Pada VGA Add On sudah memiliki GPU dan Memori sendiri.

http://gamerindo.netJENIS DAN SLOT
Card VGA ISA (Industry Standart Architecture)
                  slot berwarna hitam yang merupakan tempat pemasangan card (kartu sirkuit ) dan memiliki kecepatan dalam menstransfer data sebesar 8 bit / detik.

VL Bus
http://www,gamerindo.net        Bus Vesa loka dirancang untuk menggantikan sementara sebagai cara untuk menangani kekurangan bus ISA bandwith. VL Bus merupakan kelanjutan dari slot ISA yang ada. VLB kartu ISA bisa dipasang pada slot VLB. Bagian diperpanjang biasanya berwarna cokelat khas. Hal ini membuat VLB kartu cukup panjang mirip slot PCI, dan menggunakan konektor fisik yang sama. Beberapa kelemahan VLB dapat membatasi masa manfaatnya secara substansial. VESA Lokal sangat bergantung pada intel 80486 CPU desain memori bus’s. Saat P5 Pentium prosesor mulai mendapat penerimaan massa, sekitar tahun 1995, trdapat perbedaaan besar dalam desain busnya, sehingga Bus VESA Lokal tidak mudah beradaptasi.

Card VG PCI (Peripheral Component Interconnect)
http://gamerindo.net          Standar bus PCI ini dikembangkan oleh konsorsium PCI Special Interest Group yang dibentuk oleh Intel Corporation dan beberapa perusahaan lainnya, pada tahun 1992. VGA card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot vga, karena keterbatasan fitur vga jenis ini kini sudah jarang sekali digunakan. PCI kemampuan menstransfer data sebesar 32 – 64 bit / detik lebih cepat dibanding ISA. Standar PCI adalah 64 saluran data pada kecepatan 33MHz, laju transfer data 263 MB per detik atau 2,112 Gbps. Tujuan dibentuknya bus ini adalah untuk menggantikan Bus ISA/EISA yang sebelumnya digunakan dalam komputer IBM PC atau kompatibelnya. Slot yang berwarna putih yang digunakan sebagai tempat pemasangan card yang berslot PCI.

Card AGV (Accelerated Graphics Port)
http://gamerindo.net          Pada Juli 1996 intel membuat AGP pertama kali (1.0) dalam seri chipset intel 440. AGP bersifat independen dan dibuat berdasarkan bus PCI, tapi memiliki beberapa kemampuan yang lebih baik. AGV dibuat khusus sebagai bus mendukung kartu grafis berkinerja tinggi menggantikan yang sebelumya. Selain spesifikasi diatas, ada lagi spesifikasi AGP yang dinamakan dengan AGV pro dan Pro Universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Versi 1.0 dari AGP Pro diperkenalkan pada bulan Agustus 1998 lalu direvisi dengan versi 1.1a pada bulan April 1999. AGP Pro memiliki slot yang lebih panjang dibandingkan dengan slot AGP biasa, dengan tambahan daya 110 Watt, lebih besar 25 Watt dari AGP biasa yang hanya 85 Watt.

Card VGA PCI Express
http://gamerindo.net          PCI Express, merupakan jenis slot yang paling banyak di gunakan saat ini. dirancang agar mampu memasang peralatan-peralatan mutakhir. PCIe memiliki beberapa versi seperti versi 1.0, 2.0 dan 3.0 dengan mode kecepatan mulai dari 1x sampai yang sekarang hingga 32x. Selain itu PCIe juga memiliki kecepatan transfer data dan bandwith yang sangat cepat dan besar. Jauh melampaui jenis-jenis slot VGA sebelumnya. Menurut kabar berita, kemungkinan tahun 2015 PCIe versi 4.0 akan diluncurkan bersamaan dengan procie intel chipset x99 dan RAM (Random Access Memory) dengan interface terbaru yaitu DDR4.

SPESIFIKASI GRAPHIC CARD
GPU
Produsen
            Saat ini, hanya ada dua buah produsen chipset VGA yang bagus untuk komputer. Yaitu Nvidia dan ATI Radeon, keduanya menggunakan teknologi yang cukup berbeda. Jadi tinggal anda pilih sesuai selera anda.

http://gamerindo.netDie
           Dalam komputasi, “Die” merupakan potongan silicon discs yang disebut wafer pada (GPU atau CPU) yang berbentuk kepingan. Berikut adalah diagram dari Die untuk arsitektur nVidia Fermi:

Die Size
           Anda dapat melihat angka-angka penghitungan yang muncul dalam program-program seperti GPU-Z. Ini adalah ukuran fisik dari Die (seperti dijelaskan di atas). Misalnya, ukuran Die GTX 580 adalah 520 mm^2 .

Clock Speed
            Merupakan kecepatan GPU memproses data. Jadi semakin cepat Clock Speed GPU, semakin cepat pula GPU memproses data Graphis.

MEMORY
Memory Clock
            Kecepatan memory dalam memproses data. Memory Clock biasanya dutunjukan dengan Giga Byte Per Secon (Gbps).  Contoh GTX Titan Z memiliki Memory Clock 7.0 Gbps.

Kapasitas Memory
           Tidak jauh beda dengan RAM pada komputer fungsinya menyimpan data sementara, tetapi memory pada VGA memiliki kecepatan dan performa yang sangat tinggi. Kapasitas Memory di mulai dari 65Mb, 512 Mb, 1Gb sampai 12 Gb.

Memory Interface
          Ini merupakan tipe socket VGA ke PCIe pada motherboard, semakin tinggi tipe memory interface maka semakin lancar perjalanan datanya. Selain versi PCIe yang telah disebutkan di atas ada juga Type memory interface antara lain DDR1, DDR2, DDR3, DDR4 yang terakhir DDR5.

Memory Interface Width
            Boleh di katakan ini merupakan lebar jalan yang di lewati data, jadi semakin besar ukuran memory interface maka semakin banyak pula data yang bisa lewat.
Contoh :
128 bit Biasanya kartu low end yang memiliki bus memori 128 bit.
192 bit Kartu rendah midrange, misalnya 768MB GTX 460.
256 bit Kartu Midrange , contoh adalah GTX 560 Ti dan HD6870.
320 bit Kartu high end, misalnya GTX 570 menggunakan bus memori 320 bit.
384 bit Kartu high end seperti GTX 580 dan HD 7970.

Memory Bandwidth
           Dimisalkan sebuah kendaraan, kapasitas memory adalah daya tampung kendaraan. Merupakan jumlah barang yang mampu di tampung oleh kendaraan dalam perjalanan. Ini berhubungan dengan Kecepatan memory dan Memory Interface Width.
Langsung saja hitung sendiri ya, Misal: HIS HD4670
Memory Bandwidth = ( Memory Clock x 2 ) x Memory Interface Width : 8
Perhitungan Memory Bandwith HD 4670 = (800 x 2) x 128 :8=25,6 GByte/s

KHUSUS
API 3D
       DirectX dan OpenGL adalah kumpulan API untuk menangani berbagai tugas dalam pemrograman multimedia pada permainan komputer dalam sistem operasi Microsoft Windows. DirectX sendiri merupakan gabungan dari Direct3D, DirectDraw, DirectMusic, DirectPlay, dan DirectSound. DirectX SDK. Perbedaan DircetX dan OpenGl adalah OpenGL bisa berjalan pada beberapa operating system, sedangkan DirectX hanya dapat berjalan di windows. Tetapi game-game terbaru pada PC kebanyakan memakai DirectX sebagai standar implementasinya. Mengapa? Suka tidak suka mau tidak mau para developer menggunakan directX karena directX merupakan framework yang tidak hanya berurusan dengan graphics saja tapi juga berurusan dengan semua bidang yang menunjang pembuatan sebuah game seperti input (directinput), networking (directplay), dan sound (directsound). Sedangkan pesaingnya, OpenGL, hanya memfocuskan diri pada standar grafik saja.

ROPs
          Render output Unit (s) atau Raster Operations Pipeline. Sebuah ROP merupakan proses terakhir keluarnya pixel dan mengatur piksel yang akan di tampilkan di layar monitor, serta tugas-tugas render dasar lainnya. ROPs menangani multisample anti-aliasing dengan memanipulasi warna piksel dengan cara meningkatkan yang data sebelumnya-diberikan geometri untuk menjadikannya lebih baik.

Shader
             Shader adalah sebuah program yang digunakan dalam 3D software tertentu(Softimage) dalam proses special rendering. Shader diperlukan untuk memenuhi kebutuhan special effect tertentu atau menentukan karakteristik material pada permukaan objek. Ada 3 jenis shader yaitu :
1.  Vertex Shader
         berkaitan dengan vertex(titik) dari suatu objek 3D. Pembuatan,perubahan bentuk objek ditangani disini. Vertex sharder : Vertek sharder digunakan untuk memberi kesan hidup dan lebih nyata pada sebuah karakter gambar. Misal kerut diwajah lebih jelas terlihat pada saat tersenyum
2. Geometry Shader
          Hanya ada di DirectX 10. Geometry Shader menjembatani Vertex Shader dengan Pixel Shader. 
3. Pixel Shader
            Bertanggung jawab pada masalah lighting, Semua visual efek ada disini. Warna akhir dari suatu pixel ditentukan disini. Pixel sharder Picture element, element terkecil dari citra digital yg bisa dilihat mata kita. Tiap sel disebut pixel bagi semua monitor atau display komputer. Pixel bisa jg disebut sebagai titik cahaya yg membentuk suatu objek dilayar komputer. Makin banyak jmlh pixel makin besar pula resolusinya.

Texture fillrate
        Adalah jumlah pixel bertekstur yang dapat dikeluarkan VGA dalam sebuah satuan waktu dihitung dengan cara yang berbeda oleh ATI dan NVidia. NVidia menghitungnya dengan mengalikan jumlah pixel pipeline dikali frekuens clock sedangkan ATI mengalikan jumlah texture unit dengan frekuensi clock.Sesuai dengan teknologi yang digunakan kedua arsitektur tersebut. Contoh GTX 580 memiliki fillrate piksel 37.1GPixel / s dan fillrate tekstur 49.4GTexel/s.

Pixel fillrate
           Adalah jumlah pixel total yang dapat dikeluarkan VGA pada sebuah satuan waktu, dihitung dari jumlah Raster Operation dikali frekuensi clock. 

BEBERAPA VGA
S3 ViRGE
          Kepanjangan dari “ViRGE adalah Virtual Reality Graphics Engine”, vga ini merupakan generasi pertama yang telah menggunakan teknologi 3D grafik. S3 ViRGE memiliki spec. 64-bit menawarkan 4 MB memory onboard, core dan memory clockspeeds up to 66 MHz, dan juga telah mendukung fitur-fitur seperti Bilinear dan Trilenear texture filtering, MIP mapping, Alpha blending, Zbuffering,dan 3D tekstur lainnya.

NVIDIA NV3
http://gamerindo.net           VGA ini adalah buatan pertama dari Nvidia, vga ini juga dibuat dengan desain teknologi Microsoft’s DirectX 5 API. NVIDIA NV3 memiliki spec. 4 MB memory, 100 MHz core clockspeeds, bandwith 1.6 GB/s, 206 MHz RAMDAC dan mendukung AGP 2x.

NVIDIA GEFORCE GTX TITAN Z
http://gamerindo.net
            VGA termahal saat ini, memiliki 5760 CUDA Cores, 705 Base Clock (MHz), 876 Boost Clock (MHz) dan 338 Texture Fill Rate (GigaTexels/sec). Untuk memory GTX TITAN Z memiliki 7.0 Gbps Memory Clock, 12 GB Standard Memory Config, GDDR5 Memory Interface, 768-bit (2 x 384-bit per GPU) Memory Interface Width dan 672 Memory Bandwidth (GB/sec).

http://gamerindo.netATI RAGE 3D & RAGE II
         ATI RAGE II memiliki spec. 32-bit memory bus, dan memorynya hanya 2 MB. Karena kelemahan yang ada pada ATI RAGE 3D maka dibuatlah seri ke-2nya yang diberi nama RAGE II yang memiliki spec. 8 MB SDRAM, 64-bit memory bus, memory clockspeeds up to 60 MHz, serta mendukung kemampuan untuk memutar DVD Playback.

ATI RADEON R9 295 X2
http://gamerindo.net

Komponen Motherboard


Fungsi Komponen - Komponen Motherboard




          Motherboard – adalah papan sirkuit yang di gunakan untuk menempatkan hardware  lainnya seperti Processor,RAM dan sebagainya. Pada Motherboard terdapat rangkaian elektronik yang komplit untuk menghubungkan antara perangkat keras. Kualitas motherboard yang baik mampu menjaga kesinampungan data (proses) antara sesama hardware dan menjaga konsumsi listrik dan panas yang di timbulkan oleh hardware komputer.

          Motherboard komputer, khususnya motherboard komputer PC disusun atas berbagai komponen yang diperlukan dalam membangun sebuah sistem komputer. Komponen-komponen yang umumnya ada dalam sebuah motherboard adalah:
  1. Soket Prosesor. => Soket ini merupakan tempat dimana prosesor dipasang. Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.
Merk prosesor yang paling dikenal adalah Intel dan AMD.
Berikut tipe-tipe soket prosesor :
a.    Soket prosesor Intel
Ø  Soket 370 >>Soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel Pentium III dan Celeron.
Ø  Soket 478 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel Pentium IVdan Celeron.

Ø  Soket LGA 775 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel Pentium IV, Celeron, Dual Core, dan Core2 Duo.
Ø  Soket 1366 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor Intel i7.

b.    Soket prosesor AMD
Ø  Soket A >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor AMD Athlon Thunderbird hingga AMD Athlon XP/MP 3200+ serta prosesor AMD tipe Duron dan Sempron.
Ø  Soket 754 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor AMD Athlon 64dan Sempron.

Ø  Soket 939 >> Soket tipe ini merupakan pengganti soket tipe 754 dan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan tipe sebelumnya. Sama halnya dengan soket tipe 754 soket tipe ini juga digunakan untuk prosesor AMD Athlon 64 dan AMD Sempron.
Ø  Soket 940 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor AMD Opteron.
Ø  Soket AM2 >> Soket tipe ini digunakan untuk prosesor AMD Athlon X2 5000+, AMD Athlon 64 FX-62 dan AMD Sempron.
  1. Slot Memori. => Slot ini digunakan untuk memasang memori utama komputer. Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.
  1. Northbridge, => merupakan sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  2. Southbridge, => sebutan untuk komponen pembantu northbridge yang menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.
  1. Slot PCI Express x16, => merupakan slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
  2. Slot PCI Express x1, => merupakan slot untuk memasang periferal (kartu atau card) lainnya selain kartu VGA.
  1. Slot AGP, => merupakan slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.

  1. Slot PCI, => merupakan slot umum yang biasa digunakan untu memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.

  2. BIOS (Basic Input-Ouput System). => Merupakan program kecil yang dimasukkan ke dalam IC ROM atau Flash yang digunakan untuk menyimpan konfigurasi dari sebuah motherboard.


  1. Baterai CMOS, => baterai khusus untuk memberikan daya pada BIOS.
  1. Port SATA, => merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem komputer.
  1. Port IDE, => merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  1. Port Floppy Disk, => digunakan untuk menghubungkan media removable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.
  1. Port Power, => yaitu port untuk memberikan daya kepada sistem komputer.
 

  1. Back Panel, => merupakan kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC. Port atau colokan yang biasanya ada di belakang casing komputer PC adalah:
  2. Port PS/2 Mouse, => untuk menghubungkan mouse dengan komputer.
  3. Port PS/2 Keyboard, => untuk memasang keyboard.
  4. Port Paralel, => untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan lebar data delapan bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  5. Port Serial, =>digunakan untuk memasang periferal kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun saat ini jarang digunakan.
  6. Port SPDIF, =>digunakan untuk menghubungkan komputer dengan periferal audio seperti home theatre.
  7. Port Firewire, =>untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti video capture atau streaming video.
  8. Port RJ45, =>digunakan untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  9. Port USB, =>digunakan untuk antarmuka dengan periferal atau peralatan eksternal generasi baru yang menggantikan port paralel dan Serial.
  10. Port Audio, =>digunakan untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.

Komponen Power Supply

Pengertian , Fungsi dan Jenis konektor pada Power Supply

          Power  supply  adalah perangkat keras yang berfungsi untuk menyuplai  tegangan langsung kekomponen dalam casing yang membutuhkan tegangan, misalnya motherboard, hardisk, kipas, dll. Input power supply berupa arus bolak-balik (AC) sehingga power supplyharus mengubah tegangan AC menjadi DC (arus searah), karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Power supply berupa kotak yang umumnya diletakan dibagian belakang atas casing.
          Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt.
power-supply    Pengertian-Power-Supply Fungsi Power 
           Supply dalam komponen komputer sangat vital, karena power supply merupakan pembagi arus untuk semua perangkat khususnya motherboard. Power Supply berfungsi untuk mengubah tegangan dari arus AC menjadi tegangan DC, itu di karenakan hardware di dalam komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC.
           Pengertian dari power supply adalah sebuah perangkat yang terdapat di dalam CPU yang berfungsi untuk menyalurkan arus listrik ke berbagai peralatan komputer. Fungsi power supply yang kurang baik/rusak dapat menghasilkan tegangan DC  yang tidak rata dan banyak riaknya (ripple). Jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama akan menyebabkan kerusakan pada komponen computer, misalnya Harddisk.
           Cara kerja power supply tidaklah sesulit yang kita lihat, kita hanya cukup menekan tombol power pada casing, yang terjadi adalah power supply akan melakukan cek dan tes sebelum membiarkan sistem start. Jika tes telah sukses, power supply mengirim sinyal khusus pada motherboard, yang disebut power good.
          Jenis-Jenis Power Supply yang terdapat pada kebanyakan komputer sekarang ini terbagi menjadi dua jenis. Kedua jenis power supply tersebut adalah Power Supply AT dan Power Supply ATX. Dari kedua jenis power supply tersebut memiliki beberapa perbedaan dan fungsinya. Power supply sendiri sejatinya adalah peragkat keras yang terdapat dalam CPU computer yang berfungsi untuk mengatur daya atau tegangan yang dibutuhkan oleh komponen-komponen yang terdapat pada peralatan komputer. Beberapa comtoh komponen computer yang membutuhkan bantuan power supply adalah kipas headsink, hardisk, CD room dan motherboard.

Contoh Gambar Jenis-Jenis Power Supply

Jenis-Jenis-Power-Supply 
1. Power supply AT
          Power Supply AT merupakan jenis power supply yang tergolong lawas. Pada masa kejayaannya, power supply jenis ini banyak digunakan oleh komputer Pentium II dan juga Pentium III. Meskipun kini sangat jarang ditemui, namun Power Supply AT sesungguhnya memiliki berbagai kelebihan. Power supply jenis ini memiliki kabel power yang terhubung ke motherboard yang terbagi menjadi dua, yaitu konektor P8 dan P9. Resiko kesalahan pemasangan dengan menggunakan power supply jenis ini pun sangat sedikit, mengingat untuk pemasangannya dibutuhkan ketelitian tinggi. Kesalahan yang biasa terjadi saat pemasangan power supply adalah terbalik mengingat terdapat dua konektor penghubung. Untuk pemasangan yang benar anda harus memperhatikan kabel power warna hitam pada masing-masing konektor. Pasangkan tepat pada tengah-tegah sambungan untuk menghindari konsleting. Untuk mematikan Power Supply AT, anda harus menekan tombol power secara langsung mengingat power supply jenis ini terhubung secara langsung ke chasing computer.
2. Power Supply ATX
          Power supply ATX memiliki tampilan yang lebih simpel dibandingkan power supply sebelumnya. Untuk jenis power supply satu ini kabel konektor dengan motherboard sudah menjadi satu dengan jumlah total 20 PIN. Oleh karena itu, Power Supply ATX sering juga disebut dengan ATX 20 PIN. Untuk pemasangannya sendiri, power supply jenis ini tergolong sangat mudah. Hal tersebut mengingat jika terjadi kesalahan dalam pemasangan maka port pada motherboard dengan konektor tidak akan menyatu. Hindari pemaksaan saat pemasangan karena dapat menebabkan kerusakan baik pada port maupun pada konektor.
               Kelebihan dari Power Supply ATX dibandingkan dengan AT adalah pada tombol powernya. Untuk ATX 20 PIN sendiri sudah dilengkapi dengan auto shutdown yang berfungsi mematikan power supply ketika computer dimatikan. Sehingga kita tidak perlu susah payah untuk menekan tombol power seperti pada Power Supply AT. Dari jenis-jeins power supply diatas, Power Supply ATX menjadi primadona untuk power supply saat ini. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna komputer yang memilih untuk menggunakan power supply yang satu ini.
              Power Supply ATX mempunyai bermacam-macam konektor yang mempunyai nilai tegangan dan fungsi yang berbeda-beda pula.

Jenis-jenis konektor  pada Power Supply ATX :
1. Konektor 20/24 pin ATX Motherboard
        Konektor yang berjumlah 20-24 pin ini digunakan untuk memberi daya langsung ke motherboard. Biasanya untuk motherboard versi lama menggunakan konektor yang berjumlah 20 pin. Sedangkan untuk motherboard yang terbaru sudah mulai menggunakan konektor berjumlah 24 pin. Antara konektor 20 pin dan 24 pin tidak ada bedanya. Sebenarnya konektor 24 pin ini merupakan konektor 20 pin yang ditambah dengan konektor 4pin. Keduanya ini bisa digabungkan dan dilepas, untuk menyesuaikan keadaan pada motherboard.
konektor 20-40 pin
2. ATX 4 pin connector
            Konektor ini digunakan sebagai pemberi tegangan untuk processor. Konektor ini sudah mulai dipakai sejak processor kelas pentium IV hingga yang terbaru saat ini. Jadi pada pentium IV kebawah, konektor ini tidak perlu digunakan lagi.
atx 4 piin 
3. 4 Pin Peripherial Power Connector / Molex Connector
         Konektor ini ini digunakan untuk memberi tegangan terhadap berbagai hardware seperti harddisk, CD/DVD ROM, dan kipas casing.
4 pin peripheral
4. SATA Power Connector
            Digunakan untuk memberi tagangan terhadap hardware yang menggunakan port SATA seperti Harddisk SATA, dan juga CD/DVD ROM SATA. Konektor ini juga digunakan untuk mensupply tegangan untuk komponen hardware yang menggunakan interface SATA seperti Hardisk SATA dan CD/DVD ROM SATA.Konektor ini memiliki 3 tegangan, yaitu +3,3V, +5V, dan +12V.
sata power conektor
5. Floppy Drive Connector / Berg Connector
           Konektor ini khusus digunakan untuk Floppy Drive atau pun external audio card. Karena penggunaan Floopy Drive sekarang sangat jarang, maka konektor ini jarang digunakan.
flopy drive
6.  6 pin PCI-E connector
            Konektor jenis ini digunakan untuk memberikan daya tambahan pada perangkat VGA card atau kartu grafis yang berjenis PCI Express karena VGA Card jenis PCI-E membutuhkan daya yang lebih dibandingkan dengan VGA jenis lainnya.
6 pin
             Warna kabel pada power supply berbeda-beda , karena setiap kabel mempunyai tegangan dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah nilai tegangan untuk masing-masing warna:
  • Merah  = +5 Volt
  • Kuning = +12 Volt
  • Orange = +3,3 Volt untuk RAM dan slot PCI
  • Ungu    = +5 Volt sebagai power standby untuk motherboard
  • Putih    = -5 Volt
  • Biru      = -12 Volt